“Thanks” dan “Thank you”


“Thanks” dan “Thank you” dalam bahasa Indonesia keduanya diartikan “Terima kasih”. Tetapi ada sedikit perbedaan diantara keduanya. “Thank you” lebih formal dibanding “Thanks”. Jadi “Thank you” digunakan pada situasi/kondisi formal dan “Thanks” digunakan untuk situasi/kondisi yang kurang/tidak formal seperti dalam percakapan biasa. Contoh, ketika seorang teman menyodorkan minuman di meja makan Anda mengatakan “Thanks”. Ketika Anda dipersilahkan membawakan pidato pembukaan di sebuah acara Anda mengatakan “Thank you”. Thank you juga dianggap lebih sopan dibanding Thanks. Berikut beberapa penjelasan tembahan seputar penggunaan Thanks/Thank you untuk mengungkapkan terima kasih. (Pada contoh-contoh pembahasan berikut kita mengasumsikan terjadi pada situasi yang kurang/tidak formal sehingga kita menggunakan Thanks).

Thank you for atau thanks for bisa diikuti dengan bentuk –ing.

* Thanks for coming
* Thanks for everything

Kita sering menggunakan Thank you/Thanks untuk menerima penawaran.

* ‘Would you like some coffee?’ ‘Thanks’

Untuk menolak sebuah penawaran, Anda bisa mengatakan No thanks.

* ‘Another cake?’ ‘No, thanks. I have eaten too many alrady.’

Jawaban terhadap thanks

Orang Inggris British biasanya tidak selalu menjawab ketika mereka diberi ucapan terima kasih untuk hal yang kecil/sepele. Jika diperlukan menjawab kita biasa mengatakan Not at all (formal), Your are welcome, Don’t mention it, That’s quite all right atau That’s OK (informal)

* ‘Here is your jacket.’ ‘Thanks.’ (tidak perlu menjawab)
* ‘Thanks so much for looking after the pets.’ ‘That’s all right’ (jawaban diperlukan).

Say dan Tell


Kita kembali membahas tentang “Confusing Words”. Kali ini tentang Say dan Tell. Kedua kata ini memiliki makna yang mirip. Keduanya berarti berkomunikasi secara verbal dengan seseorang. Tetapi kita sering menggunakan keduanya dengan berbeda.

Cara sederhana untuk melihat sepintas perbedaan keduanya adalah pada contoh berikut:

– You say something
– You tell someone something.
You say something You tell someone something
Ram said that he was tired. Ram told Jane that he was tired.
Anthony says you have a new job. Anthony tells me you have a new job.
Tara said: “I love you.” Tara told John that she loved him.

Tetapi, kasusnya tidak selamanya mudah. Berikut beberapa kaidah untuk membantu Anda.

Objek personal

Kita biasanya mengikuti kata tell dengan sebuah objek personal (orang yang dengannya kita berbicara). Kita biasa menggunakan say tanpa diikuti objek personal:

– She told me that she loved John.
– She said that she loved John.
– He told everybody that he had to leave.
– He said that he had to leave.

Say “to someone”

Dengan say, kita kadang-kadang menggunakan “to someone”:

– He said to me that he was tired.
– Tara said to Ram that he had done very well.
– “I’d like to sleep,” she said to him quietly.

Direct speech

Kita bisa menggunakan say dengan direct speech. Kita menggunakan tell hanya dengan direct speech yang merupakan sebuah instruksi atau informasi:

– Amanda said, “Hello John. How are you?”
– “That’s great” she said.
– He told her: “Open the door quietly.”
– She told me, “I have never been to England.”

Kita bisa menggunakan say dengan pertanyaan langsung, tetapi kita tidak dapat menggunakan tell:

– She said: “Do you love me?”
– The policeman said to the prisoner, “Where were you at 8pm?”

Reported speech

Kita bisa menggunakan say dan tell untuk berbicara tentang informasi yang dilaporkan (reported):

– She said that it was raining.
– She told me that she would call at 2pm.

Kita tidak bisa menggunakan say atau tell untuk berbicara tentang pertanyaan yang dilaporkan. Kita harus menggunakan ask (atau kata kerja serupa):

– She asked if I had ever been there.
– They asked what I wanted to eat.
– She asked where he lived.
– He asked if she wanted to go home.

Perintah, nasihat

Kita menggunakan tell + objek + infinitif untuk perintah atau nasihat:

– She told him to sit down.
– They told me not to wait.
– Tell Neil to have a holiday and forget her.

Frase

Berikut beberapa frase yang selalu digunakan dengan tell. Kita tidak dapat menggunakan say bersama dengan frase-frase ini:

– tell (someone) a story
– tell (someone) a lie
– tell (someone) the truth
– tell the future (= to know what the future will bring)
– tell the time (= know how to read a clock)

Benar dan salah

Silakan baca contoh-contoh berikut tentang penggunaan yagn benar dan yang salah:
We cannot… Ini contoh yang tidak mungkin… Ini contoh yang mungkin
say someone to do something Tara said Jo to go away. Tara told Jo to go away.
say someone something Panita said me that she was hungry. Panita told me that she was hungry.
tell something He told that he likes coffee. He said that he likes coffee.
tell to someone Tookta told to me that she was coming. Tookta told me that she was coming.
Tookta said to me that she was coming.
say a lie Siriluck always says lies. Siriluck always tells lies.
tell somebody “direct speech”
(except instructions and information) Ram told Nok: “Let’s turn on the TV.” Ram said to Nok: “Let’s turn on the TV.”
(Ram told Nok, “Turn on the TV.”)
(Ram told Nok: “I was born in 1985.”)
say or tell a reported question She said if I wanted to come. She asked if I wanted to come.
Tookta told what I wanted to do. Took asked what I wanted to do.

Untuk pemantapan, silakan kerjakan latihan yang ada disini. (Silakan isi terlebih dahulu nomor 1 sampai 20 dengan pilihan yang telah ada. Untuk melihat jawaban yagn benar, klik “click for answer” yang ada di sebelah kanan setiap soal).

salary vs wages


Salary – sejumlah tetap uang yang disetujui setiap tahun sebagai pembayaran untuk seorang karyawan, biasanya dibayarkan langsung ke rekening banyknya setiap bulan.

Contoh:

* an annual salary of $35000
* Her net monthly salary is $2500
* a 5% salary increase
* Paul’s on quite a good salary in his present job.
* To apply for a job you need to indicate your salary expectation.

Wage / wages – uang yang dibayarkan sebagai imbalan kerja seseorang, misalnya ketika dibayar mingguan atau harian dan bukan bulanan.

Contoh:

* There’s a minimum wage for hourly workers
* Workplaces with low wage are often physically damaging
* John is the only wage earner in his family

difference between “other”, “another” and “(the) others”.


Sebagaimana komitmen blog ini sejak semula, Admin akan terus berupaya mengupdate blog ini dengan materi-materi bahasa Inggris meskipun terkadang interval antar setiap update cukup panjang karena kesibukan di luar. Well, kali ini kita akan membahas sebuah topik menarik It’s about the difference between “other”, “another” and “(the) others”.

Other menunjuk pada sesuatu yang berbeda. Jadi misalnya untuk postingan yang sedang Anda baca ini saya bisa mengatakan:

* I write other post in this blog.

Saya menulis postingan lain yang berbeda dengan postingan sebelumnya.

Another menunjuk pada sesuatu yang merupakan tambahan. Contohnya ketika saya memakan sepotong kue dan saya mau tambah lagi, maka saya gunakan “another”:

* I ate cookie for dessert and I want another one (tambah satu kue lagi)
* I need another glass of coffee (tambah satu gelas kopi lagi)

Others menunjuk pada objek/benda (jamak) yang lain ketika kita tidak menyebut bendanya. Misalnya kita ingin menyebut beberapa orang (people) selain Anda yang tidak ingin pergi nonton bersama Anda. Kita bisa mengganti “people” dengan “others”. Kalimatnya:

* The others didn’t want to go the movie, even though I did. (The others disini menggantikan orang lain (other people)).

Jadi kita tidak perlu mengulangi mengucapkan objek/benda, cukup dengan others.

Contoh:

* “The other clothes were ugly” bisa diganti dengan “The others were ugly”
* “The other people were watching the movie” bisa diganti dengan “The others were watching the movie”.

perbedaan in spite of, despite, although dan even though


Postingan kali ini tentang perbedaan in spite of, despite, although dan even though. Keempat kata ini digunakan untuk menunjukkan pertentangan (bisa diartikan “walaupun”) tetapi ada perbedaan dalam struktur dimana kata-kata ini terdapat.

In spite of dan Despite

Setelah in spite of dan despite kita menggunakan noun atau pronoun.

* We enjoyed our picnic in spite of the rain
* Despite the pain in his foot he completed the marathon
* Despite having all the necessary requirements, they didn’t offer her the job.

Perlu diingat bahwa gerund (bentuk -ing) adalah bentuk noun dari sebuah kata kerja (verb). Jadi pada kalimat terakhir di atas despite juga diikuti oleh noun.

Yang membedakan antara in spite of dan despite hanya “of”. Despite tidak menggunakan of. Kalimat berikut salah:

* Despite of the bad day, there was many people at the match.

Although

Setelah although kita menggunakan sebuah subjek dan sebuah kata kerja (verb).

* We enjoyed our picnic although it rained all day.
* Although she studied very hard, she didn’t manage to pass the exam.
* The picnic was great although the service wasn’t very nice.

In spite of dan despite boleh digunakan bersama dengan sebuah subjek dan sebuah kata kerja jika kita menyertakan frase “the fact that“.

* In spite of the fact that she studied very hard, she didn’t manage to pass the exam.
* Despite the fact that she studied very hard, she didn’t manage to pass the exam.

Even though

Even though sama struktur penggunaannya dengan although, hanya saja even though lebih kuat.

* I decided to buy the car even though we didn’t really have enough money
* He keep making that annoying noise even though I’ve asked him to stop twice.

Seperti although, even though juga diikuti dengan sebuah subjek dan sebuah kata kerja (verba).

Bagaimana, sudah jelas? Untuk menguji pemahaman Anda, silakan kerjakan latihannya, klik disini.

(Material is primarily adapted from: britishcouncil)

free book


smp8ipaIPAWasis.zip

اَلْحِوَارُ السَّابِعُ وَاْلأَرْبَعُوْنَ


اَلْحِوَارُ السَّابِعُ وَاْلأَرْبَعُوْنَ
PERCAKAPAN (47)

.

: كم عيدًا في الإسلام يا أبي ؟
الابن

Ada berapa hari raya dalam Islam, wahai ayah?
Anak

: في الإسلام عيدان: عيد الفطر، وعيد الأضحى. الأب
Dalam Islam ada dua hari raya: “Idul Fitri dan Idul Adha”
Ayah

: متى يكون عيد الفطر ؟ الابن
Kapan Idul Fitri?

: بعد شهر رمضان؛ في اليوم الأول من شوال. الأب
Sesudah bulan Ramadhan, pada hari pertama bulan Syawal

: ماذا نعمل في يوم العيد ؟ الابن
Apa yang kita kerjakan di hari raya Idul Fitri?

: نعطي زكاة الفطر للفقراء. الأب
Kita memberikan zakat fitri kepada orang-orang fakir

: وما زكاة الفطر ؟ الابن
Apa itu zakat fitri?

: صاع من طعام عن كل شخص. الأب
Satu sha’ dari makanan bagi setiap orang

: وماذ نفعل بعد ذلك ؟ الابن
Apa yang kita kerjakan sesudah itu?

: نصلي صلاة العيد، ونزور الأهل والأصدقاء. الأب
Kita melaksanakan shalat Id, mengunjungi sanak keluarga dan kawan-kawan

: ومتى يكون عيد الأضحى ؟ الابن
: في اليوم العاشر من ذي الحجة. الأب
Pada hari kesepuluh dari (bulan) Dzulhijjah

: وماذا نفعل في عيد الأضحى ؟ الابن
: نصلي صلاة العيد، ونذبح الأضحية، ونزور الأهل والأصدقاء. الأب
Kita melaksanakan shalat Id, menyembelih kurban serta mengunjungi sanak-keluarga dan kawan-kawan

اَلْحِوَارُ السَّادِسُ وَاْلأَرْبَعُوْنَ


اَلْحِوَارُ السَّادِسُ وَاْلأَرْبَعُوْنَ
PERCAKAPAN (46)

: السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الزوجة

Isteri

: وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته الزوج
Suami

: خيرًا، هل قابلت الطبيب ؟ الزوجة
Baik, apakah engkau sudah menemui dokter?

: نعم، وفحص الصدر، والقلب، والكلبة، وقاس الضغط. الزوج
Iya. Dia memeriksa dada, jantung dan panas demamku, dan mengukur tekanan darah.

: وما النتيجة ؟ الزوجة
Bagaimana hasilnya?

: القلب سليم، والحمد لله. هناك ارتفاع قليل في الضغط والسكري. الزوج
Jantungku sehat, alhamdulillah. Di situ ada kenaikan sedikit pada tekanan darah dan (kadar) gula.

: ما سبب ذلك ؟ الزوجة
Apa penyebab (semua) itu?

: زيادة الوزن. الزوج
Pertambahan berat badan.

: وماذا طلب منك الطبيب ؟ الزوجة
Apa permintaan dokter darimu?

: طلب مني ترك السكريات. الزوج
Dia menyuruhku meninggalkan (makanan) yang manis-manis.

: وهل طلب منك شيئًا آخر ؟ الزوجة
Apakah dia menyuruh lagi sesuatu yang lain?

: نعم، ممارسة الرياضة، وتناول الفواكه والخضراوات. الزوج
Iya. Melakukan olahraga serta makan buah-buahan dan sayuran hijau.

: شفاك الله. الزوجة
Semoga Allah menyembuhkanmu

: شكرًا لكِ. الزوج
Terimakasih.

اَلْحِوَارُ الْخَامِسُ وَاْلأَرْبَعُوْنَ


اَلْحِوَارُ الْخَامِسُ وَاْلأَرْبَعُوْنَ
PERCAKAPAN (45)

: السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
المدرس

Guru

: وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته الطالب
Siswa

: لماذا تغيبت عن الدراسة ؟ المدرس
Kenapa engkau tidak hadir pada jam pelajaran?

: أصبت بزكام شديد. الطالب
Saya ditimpa demam yang sangat

: بم شعرت ؟ المدرس
Apa yang engkau rasakan?

: شعرت بصداع شديد في الليل، وارتفعت درجة حرارتي. الطالب
Saya merasakan sakit kepala yang sangat pada waktu malam, panas tubuhku meninggi.

: هل قابلت الطبيب ؟ المدرس
Apakah engkau sudah menemui dokter?

: نعم، ذهبت إلى المستشفى بالإسعاف، وقابلت الطبيب. الطالب
Iya, saya pergi ke rumah sakit dengan ambulans, dan saya menemui dokter.

: وبم نصحك الطبيب ؟ المدرس
Apa nasehat dokter kepadamu?

: نصحني بالراحة وتناول الدواء. وهذا هو التقرير الطبي. الطالب
Dia menasihatiku untuk istirahat dan minum obat. Ini dia resep obatku

: شكرًا لك. وبم تشعر الآن ؟ المدرس
Terimakasih. Dan apa yang engkau rasakan sekarang?

: الحمد لله، أنا بخير. الطالب
Alhamdulillah, saya baik-baik saja.

اَلْحِوَارُ الرَّابِعُ وَاْلأَرْبَعُوْنَ


اَلْحِوَارُ الرَّابِعُ وَاْلأَرْبَعُوْنَ
PERCAKAPAN (44)

PETUNJUK: Download file audio (klik kanan lalu save target/save link) percakapan ini. Dengarkan dengan saksama audionya tanpa melihat teksnya. Setelah itu, bacalah teksnya dengan suara nyaring (tanpa mendengar audio) sambil memahami maknanya. Kemudian dengarkan kembali audionya sambil melihat teksnya. Akhirnya, dengarkan lagi audionya tanpa melihat tulisannya.

: السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
مسعود

Mas’ud

: وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته محمود
Mahmud

: لماذا حضرت اليوم إلى المستشفى ؟ مسعود
Kenapa engkau hadir (datang) hari ini di rumah sakit?

: حضرت لزيارة طبيب الأسنان. محمود
Saya datang untuk mengunjungi dokter gigi

: بم تشعر ؟ مسعود
Apa yang engkau rasakan?

: أشعر بألم شديد في أسناني.
ولماذا حضرت أنت إلى المستشفى ؟ محمود
Saya merasakan sakit yang sangat di gigiku.
Dan engkau kenapa datang di rumah sakit?

: حضرت لزيارة طبيب الأنف والأذن والحنجرة مسعود
Saya datang untuk mengunjungi dokter hidung, telinga dan tenggorokan (THT = Telinga, Hidung, Tenggorokan)

: بم تشعر ؟ محمود
: أشعر بألم شديد في أذني. مسعود
Saya merasakan sakit yang sangat di telingaku.

: هل لديك موعد مع الطبيب ؟ محمود
Apakah engkau mempunyai janji dengan dokter?

: نعم، موعدي الساعة العاشرة. مسعود
Iya, janjiku jam sepuluh.

: موعدي الساعة العاشرة أيضًا. محمود
Janjiku jam sepuluh juga

: الساعة الآن التاسعة والنصف، الباقي نصف ساعة. مسعود
Jam sekarang sembilan (lewat) setengah (jam), tinggal setengah jam