idiom-idiom


Jika Anda sudah belajar bahasa Inggris paling tidak Anda tentu sudah tahun arti dari kata-kata dan bagaimana menyusun kata-kata tersebut menjadi sebuah kalimat yang benar. Tetapi, dalam bahasa Inggris kerap kali kita menjumpai sebuah frase atau kalimat yang sebenarnya arti setiap katanya kita tahu tetapi maknanya sudah berbalik 180 derajat. Misalnya saja “the apple doesn’t fall far from the tree (buah jatuh tak jauh dari pohonnya)”, “don’t count your chicken before thay hatch (jangan suka berangan-angan)”, “actions speak louder than words (jangan hanya bicara, tunjukkan dengan perbuatan)”.

Well, dalam postingan kali ini kita akan menambah wawasan kita tentang idiom-idiom (ungkapan) yang umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari (diurutkan menurut abjad).

1. As easy as pie
Arti: sangat mudah
Contoh: “I thought you said this was a difficult task. In fact, it’s as easy as pie.”

2. At the eleventh hour
Arti: Pada detik-detik terakhir; hampir terlambat
Contoh: “Yes, I got the work done in time. I finished it at the eleventh hour, but I was able to submit”.

3. Be all ears
Arti: Penasaran ingin mendengar apa yang telah dikatakan orang
Contoh: “Tell me what my father said. I’m all ears.”

4. Be on the road
Arti: Sedang bepergian
Contoh: Please don’t contact me tomorrow because I’ll be on the road.

5. Beat around the bush
Arti: Menghindari sebuah isu; tidak suka ditanya-tanya
Contoh: “Quit beating around the bush. If you don’t want to go with me, just tell me!”

6. Break a leg!
Arti: semoga berhasil! (Good luck!)
Contoh: “I understand you have a job interview tomorrow. Break a leg!”

7. Burn the midnight oil
Arti: Belajar/bekerja sepanjang malam sampai subuh
Contoh: I’m not ready for the presentation tomorrow. I guess I’ll have to burn the midnight oil.”

8. Can’t make heads or tails of something
Arti: Tidak dapat mengerti sesuatu sama sekali, menganggap sesuatu membingungkan dan tidak logis.
Cntoh: “I can’t make heads or tails of your e-mail. Were you having problems with computer?”

9.An eager beaver
Arti: Orang yang selalu mau jadi relawan atau melakukan pekerjaan tambahan
Contoh: Indra is certainly an eager beaver. Any time there’s work to be done, he’s the first to say he’ll help”.

10. Get a kick out of something
Arti: Merasa lucu dengan sesuatu
Contoh: “I really get a kick out of listening to children talk.”

11. Give someone a hand
Arti: Membantu seseorang
Contoh: “I can’t do this alone. Can you give me a hand?”

12. Hit the books
Arti: Belajar
Contoh: “If you wan good scores please hit the books!”

13. Keep one’s chin up
Arti: Tetap berani dan percaya diri dalam situasi yang sulit; jangan putus asa atau khawatir terlalu banyak.
Contoh: “I know that things have been difficult for you recently, but keep your chin up. Everything will be better soon.”

14. Low blow
Arti: Kecewa berat
Contoh: He’s OK, but not good. It was a low blow for him to be laid off from his job.”

15. Make a mountain out of a molehill
Arti: Melebih-lebihkan sebuah masalah
Contoh: “Calm down. There’s really nothing to worry about. You’re making a mountain out of a molehill.”

16. Not on your life!
Arti: Sama sekali tidak!
Contoh: “Some one said you cheated on the test. Did you?” “Not on your life!”

17. Over my head
Arti: Terlalu sulit atau rumit untuk dimengerti
Contoh: This explanation of problem is overmy head. Can you explain it in a more simple way?”

18. Pay the piper
Arti: Tanggung akibat dari perbuatan sendiri
Contoh: I stayed up too late tonight. Tomorrow I’ll have to pay the piper.

19. Rain or shine
Arti: Sebuah kegiatan yang sudah direncanakan tetap akan dilaksanakan sekalipun hujan atau panas.
Contoh: We are leaving tomoroow, rain or shine.

Inilah beberapa dari idiomo paling umum yang digunakan oleh native speaker dalam kehidupan sehari-hari. Jika Anda sering bercakap atau praktik bahasa Inggris sekali-kali gunakanlah idiom-idiom ini pada situasi dan kondisi yang relevan.

Advertisements

parafrase


Parafrase melibatkan pengucapan ulang pendapat seseorang dengan kata-kata kita sendiri. Ada beberapa frase yang bisa digunakan untuk mendahului parafrase kita

So… (katakan ulang pendapat seseorang)
In other words… (lanjutkan dengan parafrase)
I understand. (You’re saying that…)
Oh. I see. (You want to say that…)
I get it. (You mean…)
So, what you mean is…
Let me see if I understand you correctly…
What I think you’re saying is…
If I’m hearing you correctly…

GIVING COMMENT


Jika kita ingin memberikan sebuah komentar atau menyisipkan sebuah keterangan dalam percakapan yang sedang berlangsung, cukup sopan untuk mengakui apa yang baru saja disebutkan oleh orang lain sebelum kita menyatakan pendapat sendiri.

That’s interesting. I think that…
Interesting point. I would add…
Hmmm. I hadn’t thought of that before.

Pertanyaan-pertanyaan juga bisa menjadi sebuah cara untuk memasukkan ide-ide baru kedalam sebuah percakapan:

What do you think about . . .
Have you considered . . .
What about . . .

Terkadang pendekatan yang lebih langsung lebih cocok:

Can I add something here?
(Do you) mind if I interject something here?

Checking for understanding


Saat menjelaskan sesuatu kepada orang lain biasanya kita ingin tahu apakah lawan bicara kita sudah paham dengan apa yang kita jelaskan. Atau, ketika kita ditanya apakah kita mengerti tentang sebuah penjelasan maka kita akan menjawabnya sesuai dengan tingkat pemahaman kita, apakah kita paham atau kurang paham. Dalam bahasa Inggris ini dapat dilakukan dengan frase-frase berikut.

    Checking for understanding

(menanyakan kepahaman)

(semua pernyataan berikut berarti “apakah Anda mengerti”)

(Do you) know what I mean?
Do you know what I’m saying?
Do you understand?
Are you following me?
Are you with me (so far)?
Have you got it?
Any questions?
Got it?

Showing Understanding (menyatakan pemahaman)

(semua pernyataan berikut berarti “saya mengerti”)

I see.
I understand.
I get it./I got it.
Gotcha. (Informal)

Expressing Lack of Understanding (menyatakan kurang paham)

(semua pernyataan berikut berarti “saya tidak/kurang mengerti”)

I don’t get it.
(I’m sorry.) I don’t understand.
What do you mean?
I’m not following you.
I don’t quite follow you.
I’m not sure I get what you mean.
What was that again?

Introduction


Dalam materi ini kita akan mempelajari beberapa contoh frase-frase yang digunakan dalam presentasi sederhana yang mencakup pendahuluan, poin utama, pemberian contoh dan penarikan kesimpulan presentasi. Berikut contoh-contoh frasenya dan silakan dikembangkan.
Introduction (Pengantar)

(Good morning, afternoon, evening)
I’m happy to be here.
I’m glad to have this opportunity to . . .
Today, I’d like to talk (to you) about . . .
My topic today is . . .
The focus of my remarks is . . .
I’d like to share some thoughts on (topic)

Main points (Poin-poin utama)

Let me start by . . .
First, let me tell you about . . .
I’ve divided my topic into (three) parts: (They are . . .)

Giving examples (Memberikan contoh)

For instance,
Let me illustrate,
To illustrate,

Conclusion (Kesimpulan)

In conclusion,
To conclude,
To summarize,
To sum up,

Asking for Instructions


Dalam materi ini diberikan beberapa contoh ungkapan-ungkapan yang berkaitan dengan instruksi dalam bahasa Inggris, termasuk meminta instruksi, memberikan instruksi, menjelaskan tahapan demi tahapan, dan kelanjutan sebuah instruksi.
Asking for Instructions (Meminta instruksi)

How do you (do this)?
How do I…?
What is the best way to…?
How do I go about it?
What do you suggest?
How do you suggest I proceed?
What is the first step?

Giving Instructions (Memberikan instruksi)

First, (you)…
Then, (you)…
Next, (you)…
Lastly, (you)…

Starting out (Instruksi untuk melakukan tahap pertama)

Before you begin, (you should…)
The first thing you do is…
I would start by…
The best place to begin is…
To begin with,

Continuing (Instruksi untuk melanjutkan)

After that,
The next step is to…
The next thing you do is…
Once you’ve done that, then…
When you finish that, then…

Finishing (Instruksi untuk menyelesaikan)

The last step is…
The last thing you do is…
In the end,
When you’ve finished,
When you’ve completed all the steps

Clarifying your own ideas


Ungkapan-ungkapan berikut digunakan untuk melakukan klarifikasi baik terhadap perkataan sendiri atau meminta klarifikasi, atau mengklarifikasi pendapat orang lain.
Clarifying your own ideas (Mengklarifikasi pendapat sendiri)

In other words, (dengan kata lain)
What I mean is… (yang saya maksud adalah…)
What I’m trying to say is… (yang coba ingin saya katakan adalah…)
What I wanted to say was.. (yang ingin saya katakan adalah…)
To clarify,

Asking for Clarification (Meminta klarifikasi)

What do you mean (by that)?
What are you trying to say?
What was that again?
Could you clarify that?

Clarifying another’s ideas (Mengklarifikasi pendapat orang lain)

You mean…
What you mean is…
What you’re saying is…
(I think) what she means is…
What he’s trying to say is…
If I understand you, (you’re saying that…)
If I’m hearing you correctly,
So, you think (that)…
So, your idea is…

Opening a discussion


Pada pembahasan berikut diberikan contoh-contoh pernyataan-pernyataan umum yang digunakan ketika berdiskusi dalam Bahasa Inggris. Bagaimana membuka diskusi, meminta pendapat dan memberikan respons.

Opening a discussion (Membuka diskusi)

To begin with,
We need to discuss…
determine
find out
Let’s start by (Verb ing)
We’ll start by (Verb ing)

The problem here is . . .
The important thing (here) is . . .
The main thing we need to discuss is . . .
Let’s look at . . .
It looks like . . .
It appears that . . .

Asking for input (Meminta masukan)

What do you think?
How about you?
How do you feel about that?
Any ideas on that?

Responding (Memberikan tanggapan)

(That sounds like a) good idea.
Sounds good.
The problem with that is . . .
That raises the issue of . . .
brings up

learn dan study


Postingan kali ini masih seputar kata-kata yang serupa tetapi tidak sama dan terkadang membingungkan ketika ingin membedakannya. Kali ini kita akan membahas tentang kata learn dan study yang keduanya berarti belajar.

Kata kerja study menunjukkan sebuah aktivitas, aktivitas yang dilakukan ketika kita ingin belajar menguasai (learn) tentang sesuatu. Berbeda dengan itu, kata kerja learn berfokus pada momen dimana sesuatu telah menjadi bagian dari pengetahuan kita. Kata kerja learn juga mengandung sebuah makna penyelesaian/penguasaan (completion) dan sifatnya permanen (permanency); biasanya, ketika kita telah belajar (learn) sesuatu, kita tahu segala sesuatunya tentang hal tersebut dan kita tidak mudah melupakannya.

Perhatikan kalimat berikut

* I learned German last year, but I can’t speak it (Saya telah mempelajari bahasa Jerman tahun lalu, tetapi saya belum bisa berbahasa Jerman)

“I learned German” menunjukkan bahwa Anda benar-benar telah mempelajarinya, atau telah menjadi bagian dari pengetahuan anda sehingga normalnya Anda mampu menggunakan bahasa tersebut. Kalimat diatas terdengar ganjil karena menggunakan kata learn sementara Anda tidak bisa berbahasa Jerman, yang seharusnya Anda telah menguasainya.

Kita bisa saja mempelajari (study) sesuatu tetapi tanpa penguasaan (learn) atau belum menjadi bagian dari pengetahuan kita, sehingga kalimat berikut sudah tepat.

* I studied German for three years, but I can’t speak it.
* I studied very hard, but I didn’t learn much.

Studying merupakan sebuah aktivitas yang kita lakukan selama sebuah periode waktu, tetapi learning merupakan sebuah perubahan tentang kesadaran/pengetahuan kita bukan sebuah aktivitas. Perhatikan contoh-contoh berikut:

Ganjil:

* I learned German for three years.

Normal:

* I studied German for three years until I finally learned to speak it.

Karena learn menunjukkan makna penguasaan/penyelesaian, maka tidak lazim ketika kita menggunakannya untuk subjek-subjek yang cukup luas yang mana tidak ada orang yang dapat mengetahui segala-galanya tentang itu. Justru, kita menggunakan learn untuk bidang-bidang studi yang lebih terbatas.

Ganjil:

* I learned science (sains cakupannya sangat umum)
* I learned philosophy (filosofi cakupannya sangat umum)
* I learned music (musik cakupannya sangat luas)

Normal:

* I learned how to play the piano (piano adalah bagian dari musik yang bisa dikuasai oleh seseorang)

Cukup sulit membayangkan ada seseorang yang dapat mempelajari segala sesuatunya (learn) tentang sains. Akan tetapi, Anda dapat mempelajari sebagian (study) sains atau learn about science. Learn about mirip dengan learn yakni apa yang kita pelajari menjadi bagian dari ingatan kita, tetapi learn about tidak memiliki makna penguasaan seperti pada kata learn, sehingga kedengarannya lebih berterima pada kalimat-kalimat berikut.

Normal:

* I’m studying history
* I’m learning about Japanese history
* I want to learn about Western phylosphy someday.

Among dan Between


Dalam postingan kali ini kita akan kembali membahas tentang kata-kata yang membingungkan (confusing words). Disebut demikian karena kata-kata ini memiliki arti yang sama tetapi penggunaannya berbeda sehingga sering disalahgunakan. Kali ini kita akan membahas tentang perbedaan antara “Among” dan “Between”

Among dan Between memiliki arti yang sama yakni “antara/diantara“, namun ada perbedaan dalam penggunaan kedua kata ini.

BETWEEN berarti antara/diantara yang digunakan untuk memisahkan dua tempat atau benda.

Contoh:

* I sat down between Andy and Joe (saya duduk diantara Andy dan Joe)
* Our store is closed between eight and nine (toko kami tutup antara jam 8 sampai jam 9)
* The ball rolled between his feet (bola itu menggelinding diantara kedua kakinya)

AMONG berarti antara/diantara yang digunakan jika sesuatu terdapat di tengah-tengah atau dikelilingi oleh benda-benda yang lain, biasanya digunakan untuk tiga atau lebih orang atau benda.

Contoh:

* They quickly disappeared among the crowd (mereka dengan cepat menghilang diantara keramaian itu)
* The exhausted athlete was lying among the flowers (atlit yang keletihan itu terbaring diantara bunga-bunga)
* We were sitting among my many families (kami duduk diantara banyak kerabatku)